Demo AMPB di DPR: Massa Terbatas, Audiensi DPR Capai Kesepakatan
Jakarta, 27 Agustus 2026 – Aksi unjuk rasa yang digelar oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di depan Gedung DPR/MPR RI, Senayan, berlangsung

Jakarta, 27 Agustus 2026 – Aksi unjuk rasa yang digelar oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di depan Gedung DPR/MPR RI, Senayan, berlangsung dengan situasi yang relatif terkendali dan terkesan anti-klimaks pada pagi hari. Berdasarkan pantauan langsung di lokasi, massa yang hadir masih terbatas dan bergerombol di sekitar pintu gerbang DPR serta jalanan di sekitar kompleks parlemen, belum tampak adanya mobilisasi massa dalam jumlah besar seperti yang sempat dikhawatirkan.
Meskipun jumlah massa di lokasi belum signifikan, aparat keamanan telah melakukan pengamanan ekstra ketat di sekitar kompleks parlemen. Ruas Jalan Gatot Subroto di depan Gedung DPR telah ditutup dan arus lalu lintas dialihkan ke jalur alternatif. Sebanyak 4.274 personel gabungan TNI-Polri disiagakan untuk mengamankan aksi, dengan sejumlah kendaraan taktis (rantis) seperti water cannon dan Pindad Komodo ditempatkan di titik-titik strategis sebagai bagian dari kesiapan antisipasi. Meski demikian, hingga menjelang siang, situasi di lapangan terpantau kondusif.
Koordinator AMPB, Supriyono alias Botok, yang tiba di lokasi sekitar pukul 07.00 WIB, menegaskan bahwa aksi ini murni atas inisiatif warga Pati dan tidak memiliki agenda politik tertentu, termasuk isu pelengseran kepemimpinan nasional. Massa membawa dua tuntutan utama, yaitu mendesak DPR segera mengesahkan RUU Perampasan Aset dan menerapkan hukuman mati bagi pelaku korupsi, serta menuntaskan kasus dugaan korupsi yang melibatkan Bupati Pati nonaktif, Sudewo.
Aksi mencapai titik penting ketika pimpinan DPR menerima 14 perwakilan AMPB untuk audiensi di dalam gedung sekitar pukul 10.04 WIB. Hasil audiensi tersebut membuahkan kesepakatan berupa surat komitmen dari pimpinan DPR yang menyatakan akan menyelesaikan pembahasan RUU Perampasan Aset paling lambat 15 Desember 2026.
Menerima komitmen tersebut, Koordinator AMPB, Botok, langsung mengumumkan hasil audiensi kepada massa dan memerintahkan untuk membubarkan diri. Sekitar pukul 12.00 WIB, massa AMPB mulai meninggalkan kawasan Senayan dengan tertib menuju bus-bus yang telah disiapkan, mengakhiri aksi mereka lebih cepat dari perkiraan. Fenomena ini yang menyebabkan kesan anti-klimaks di lokasi, di mana massa utama justru bubar di tengah hari.
Meskipun massa AMPB telah pulang, situasi di depan Gedung DPR masih diramaikan oleh kedatangan massa dari berbagai aliansi dan organisasi masyarakat lain yang terus berdatangan pada siang hari untuk menyampaikan aspirasi serupa terkait pemberantasan korupsi. Pihak keamanan masih bersiaga untuk memastikan keseluruhan rangkaian aksi berlangsung aman hingga selesai.
Dihubungkan otomatis
Jejak isu terkait
Liputan lain yang menyebut tokoh atau lembaga yang sama, diurutkan menurut waktu.
Demo AMPB di DPR: Massa Terbatas, Audiensi DPR Capai Kesepakatan
Anda sedang membaca
Artikel ini diarsipkan dari berpacu.com.
Newsletter
Ringkasan sepekan, langsung ke email Anda
Artikel paling banyak dibaca serta analisis dan laporan data terbaru Berpacu, dikirim setiap Senin pagi. Gratis.
Terhubung lewat aktor & isu



